Di Tengah Natal
Yep, hari kamis, 25 Desember 2014. Semua orang tau jika itu adalah hari Natal. Seperti kita ketahui, mayoritas agama di Amerika adalah Kristen dan Khatolik. Jadi Natal menjadi hari libur atau sering di sebut Chrismast Break atau kalau di sekolah jadi libur dua minggu disebut Winter Break. Mirip seperti di Indonesia sih, tetapi beda nama saja.
Jauh-jauh hari dari hari natal, orang amerika sudah menyiapkan diri menyambut natal. Mulai dari mamasang lampu hiasan di atap rumah, menghias pohon natal, dan lain-lainnya. Mereka seperti berlomba untuk menjadi yang terbagus dekorasi natalnya. Ada suatu rumah, beda blok dari rumahku. Dia mendekorasi halaman kecilnya penuh dengan laser, lampion dan lainnya. sehingga benar-benar halaman berubah drastis. Jadi lebih bagus sih, tapi heran aja apa gak sayang uangnya buat beli hiasan yang begitu banyak kayak gitu.
Aku ingat sebelum mendekorasi rumah, kami pergi ke Home Depot untuk beli Chrismast stuffs. Waktu itu udara cukup dingin. Kita pakai tangga untuk pasang lampu warna-warni di atap dan beberapa hiasan di tanah. Selesai itu, Mom sibuk dengan indoor dekorasi kayak pohon natal dan lain sebagainya.
Columbia, 24 December 2014
Chrismast eve, atau malam Natal. Dari pagi aku bangun agak siang. Setelah bangun langsung beres-beres terus siap-siap masak. Sesuai rencana, berhubung nanti ada kumpul-kumpul keluarga di rumah Uncle Kevin di st. Louis dan biasanya mereka makan pork dan aku tak bisa makan, maka Dad bilang kita bisa masak makanan kita sendiri dan dibawa ke sana. Oke, Dad udah beli beberapa bahan dan aku siap-siap masak Opor Ayam, Rendang, Nasi Goreng, sama Wedang Jahe. Awalnya sih santai aja, waktu itu jam 12 siang, tapi ternyata kita pergi jam 2. Semua makanan selesai dan semua aku yakin enak kecuali satu, Opor Ayam. Yep, tau kan opor ayam itu identik dengan santan. tapi berhubung disini gak ada santan yasudahlah alakadarnya. Btw, aku pakai bumbu instan Indofood.
Kita jalan pakai mobil dad ke St. Louis. 20 Menitan sampai ke rumah uncle Kevin. Kesan pertama ke rumah uncle kevin yaitu WOW!. Jadi rumah itu bagus banget. belakangan ada danau dan beberapa angsa masih di sungai. kalau kita ke baseman, di sana ada beberapa permainan. mulai dari billyard, dingdong, pinball, bingo, dll. kita bisa main sepuasnya kayak timezone. Biarkan para orang tua bercengkrama di atas, sedangkan anak muda bermain. Kita pulang, terus aku bingung. Aku masih ada kewajiban buat ngasih kado ke mom besok (hasil kocokan). Akhirnya aku nyusun rencana biar kadonya special. Menurut rencana, aku bakal bungkus laptopku ke box dan taruh dekat pohon natal sebagai kado untuk mom. terus habis itu mom bakal buka terus otomatis buka blog yang isinya clue dimana kado yang sebenarnya berada. terus mom bakal menyelesaikan misi pencarian kado. Persiapan sudah matang,
Columbia, 25 Desember 2014
Hari ini natal, pagi hari belum ada yang terlalu special. Masih seperti biasa saja. Tak seperti yang digambarkan di TV, film home alone. Ketika natal bakal salju, tapi tahun ini tidak. Tak ada setetespun salju, malahan panas cuaca hari ini. Where is snow? Kadang film tidak bisa memberikan fakta memang.
Pagi jam 8 tapi dad waktu itu udah siap-siap bawa meja dan kursi lipat ke dalam rumah. Berbenahlah kita, ada yang nata meja, kursi. Ada yang ngatur dekorasi, masak dan lainnya. Jam 12 orang-orang datang kerumah. keluarga besar berkumpul lengkap dengan hadiah yang mereka bawa untuk dibagi-bagi. Berjalan kita berbincang-bincang. tiba waktunya sholat dhuhur dan inilah yang paling berbeda. Aku dan Ermek(double placement dari kyrgistan) sholat jamaah di kamarnya, sedangan orang-orang lain masih berbincang di luar kamar. jadi merasa sesuatu, Indahnya perbedaan. Selang beberapa waktu, kita buka hadiah masing-masing. Aku dapet beberapa hadiah yang katanya dari santa klaus. Cukup lumayan sih untuk main game, simpan uang, untuk laptop, dan sebagainya. Hari yang luar biasa.
.png)








0 comments: